Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam

Posted on

Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam – Makanan dan minuman disajikan dengan beragam jenis di hadapan mata, seolah tak kuasa menahan rasa ingin melahapnya sampai habis. Ajimumpung bahasa trendnya. Setelah habis semua dimakan, perut terasa begah, badan terasa berat, ngantuk akibatnya. Beginikah cara kita dididik atau diajarkan oleh orang tua atau guru? Atau beginikah cara kita mengajarkan pada anak-anak? Bagaimana Islam memandang persoalan ini? Berikut selengkapnya.

Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam
Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam

Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam

Makan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Kekurangan makan manusia akan menjadi lemah, tidak sehat, tidak berenergi dan bertenaga, tidak bisa fokus dan beraktifitas sehingga ibadah pun menjadi berkurang. Namun, makan yang dianjurkan adalah makan yang sewajarnya sampai tercukupi kebutuhan energi. Bukan makan yang berlebihan yang justru dapat menghambat segala aktifitas.

Dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 31 Allah SWT. berfirman:

Al-A'raf ayat 31

Artinya: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

Dalam QS. Muhammad ayat 12 Allah SWT. berfirman:

Surat Muhammad ayat 12

Artinya: “Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.”

Begitulah perumpaan orang yang makan secara berlebihan. Segala sesuatu yang belebihan (Isrof) tidak hanya dalam makan dan minum saja yang tidak disukai oleh Allah SWT, tetapi dalam hal lain pun seperti berlebihan dalam berkata, berperilaku, berlebihan dalam tidur, membelanjakan harta, dan lain sebagainya. Sikap isrof ini sangat dilarang oleh agama Islam, karena lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Selain dapat merugikan diri sendiri juga dapat merugikan orang lain.

Contoh berlebihan dalam berkata dapat membuat orang lain sakit hati, merasa dibohongi dan merasa direndahkan. Berlebihan dalam belanja dapat menimbulkan pemborosan juga kemubadziran, berlebihan dalam hal makan, minum dan tidur dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit dan kemalasan dalam melakukan pekerjaan atau badah. Dan perbuatan atau perilaku seperti itu sangat dibenci Allah. Jika Allah tidak menyukai hal itu, kenapa masih kita lakukan?

Imam Syafi’i menjelaskan:

imam syafii

Artinya: “Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”

Rasulullah SAW bersabda:

Sabda Rasul

Artinya: “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun apabila ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas.

Oleh sebab itu, mari kita biasakan untuk tidak berlebihan dalam hal apapun, terlebih dalam menyantap makanan dan minuman. Allah telah melarangnya, bahkan Allah SWT sangat membenci perbuatan itu. Disinilah peran dan tugas orang tua dalam mendidik putra putrinya untuk terbiasa makan dengan kesederhanaan tanpa berlebihan. “Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang.”

Semoga bermanfaat artikel kali ini tentang Stop Makan Berlebihan!!! Inilah Larangannya Dalam Islam, Jangan lupa untuk menyebarkan kepada saudara-saudara kita sebagai bentuk kepedulian dan saling mengingatkan. “Sampaikanlah walau hanya satu ayat.” Sekian terimakasih 🙂