Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan?

Posted on

Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan? – Mungkin para pembaca sudah sering mendengar tentang mematikan lampu saat hendak tidur. Sebenarnya pendapat itu benar atau tidak ya? Masalahnya bagi yang tidak suka dengan kegelapan, mungkin mereka sangat menolak tentang hal ini. Bahkan tidak sedikit yang masih terbiasa tidur tepat dibawah lampu listrik dengan cahaya yang sangat terang dan bukan lagi redup.

Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan?
Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan?

Pada kesempatan ini, catatanmuslimah.com akan berbagi pengetahuan mengenai hal yang berkaitan dengan mematikan lampu saat hendak tidur.

Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan?

Tidur merupakan salah satu aktifitas rutin yang dilakukan setiap orang terutama tidur di malam hari. Kekurangan waktu tidur tidaklah baik karena dapat mengganggu kesehatan tubuh, begitu pula berlebihan dalam tidur dapat membahayakan kesehatan. Untuk orang dewasa, dibutuhkan waktu istirahat antara 7-8 jam.

Banyak orang yang memilih tidur dengan kondisi lampu dimatikan dan ada pula yang lebih memilih tidur dengan lampu menyala. Mereka memilih dengan berbagai alasan seperti lebih nyaman, lebih nyenyak, tidak takut, dan lain sebagainya. Jadi, Pilihan mana yang seharusnya menjadi pilihan terbaik terutama bagi kesehatan?

Ternyata lampu dimatikan itu lebih baik bagi kesehatan tubuh dibandingkan dengan lampu menyala. Tidur dalam keadaan lampu menyala dapat menyebabkan gangguan kesehatann yang cukup serius, karena paparan sinar lampu dapat menyebabkan penyakit kanker payudara pada wanita.

Selain itu, dari hasil laporan penelitian OHIO STATE UNIVERSITY MEDICAL CENTRE menyatakan bahwa, tidur dengan keadaan lampu menyala dapat menimbulkan perubahan struktur pada otak dan menyebabkan depresi.

Adapun penelitian yang dipublikasikan pada tanggal 17 Nopember 2010 dalam suatu acara Society for Neuroscience, San Diego menemukan hubungan antara cahaya lampu dan tingkat depresi. Orang yang sering terkena cahaya di malam hari relatif lebih mudah terkena depresi.

Menurut  John Robert dalam penelitiannya menemukan bahwa tubuh dapat memproduksi hormon melatonin saat tidak ada cahaya. Adapun Hormon melatonin merupakan salah satu hormon imun atau kekebalan tubuh yang dapat mencegah sejumlah penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat.

Seseorang dapat memproduksi hormon tersebut jika tidur dalam kondisi gelap. Sebaliknya, jika tidur dengan lampu menyala justru dapat menyebabkan produksi hormon melatonin terhenti. Oleh kerena itu, hindarilah tidur dengan lampu menyala.

Seperti dalam sebuah hadits telah dianjurkan oleh Rasulullah saw. untuk memadamkan api atau lampu saat hendak tidur.

Hadits Tentang Memadamkan lampu sebelum tidurArtinya: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari ketika kalian tidur malam, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. Bukhari)

Sebelum para ahli menemukan kebenaran tentang bahaya tidur dengan kondisi lampu menyala, ternyata Rasulullah saw. telah memberikan anjuran sejak dahulu yang kemudian disusul dengan pembuktian secara ilmiah dan medis.

Mulai saat ini, kita harus bisa membiasakan diri dengan tidur tanpa cahaya lampu. Karena manfaatnya lebih banyak dan merupakan anjuran Rasulullah saw.

Semoga artikel kali ini tentang Benarkah Mematikan Lampu Sebelum Beranjak Tidur Diharuskan? dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Sekian terimakasih