Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui

Posted on

Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui – Wanita merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling unik dan dominan dengan perasaannya. Karena itu, sosok seorang wanita siapapun dan dimanapun akan lebih mengedepankan perasaannya. Mereka itu makhluk yang sangat lembut hatinya, jadi setiap orang yang melukai hatinya sedikit saja, mereka akan merasakan kepedihan dan kesedihan.

Sahabat catatanmuslimah.com pernah ga sih merasakan hal ini? marah-marah dan uring-uringan ga jelas, nangis sampai tersendat-sendat, manyun terus menerus, bad mood sepanjang hari dan diam seribu bahasa? yupzz, saya yakin kaum wanita pernah merasakannya. Ini dia pembahasan menarik yang akan dibahas berikut ini.

Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui

Kenapa alasan wanita marah atau “sering diam” wajib diketahui oleh pria atau pasangannya? karena alasan-alasan ini akan sedikit membantu untuk mengetahui pasangannya terutama istrinya yang lagi kena sindrom penyakit ini.

Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui
Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui
  • Merasa kurang diperhatikan dan dipedulikan

Saat wanita merasa kurang perhatian dan kepedulian dari pasangannya atau orang tuanya bahkan sahabat-sahabatnya, ia akan terlihat murung, banyak diam, wajahnya terlihat kusam, matanya sayu, dan mungkin tidak merespon saat pasangannya bertanya tentang keadaannya. Dia akan mengeluarkan sedikit bicara, hanya dengan mengangguk-anggukan kepala atau mengedipkan mata sebagai arti “iya atau benar” dan menggelengkan kepala sebagai arti “tidak, bukan atau salah“.

  • Terlalu kecapean dan kelelahan

Ini salah satu alasan wanita sering terdiam, dan jika ada yang menyinggung perasaannya, ia akan marah. Dia merasa kelelahannya tidak dipedulikan sama sekali, terutama bagi seorang istri. Karena kelelahannya, ia bisa marah dan uring-uringan. Tingkat amarah dan emosinya seorang wanita tergantung dari kepribadian masing-masing. Karena setiap wanita akan berbeda-beda dalam meluapkan emosinya.

  • Merasa tidak dihargai

Wanita yang melakukan sesuatu untuk seseorang yang ia sayangi, baik keluarga maupun pasangannya namun tidak dihargai atau menurutnya kurang dihargai akan dapat membuatnya merasa tersinggung, sehingga ia bisa saja terdiam atau marah. Selain itu juga, biasanya ada sesuatu hal yang dianggapnya sepele bagi kaum pria tetapi tidak bagi seorang wanita. Seperti contoh, saat mengemukakan pendapat, ketika pendapatnya merasa diacuhkan atau tidak di respon, atau memberi masukan maupun nasehat selalu diulangi dan merasa semua yang ia katakan tidak dihiraukan, maka akan terjadi kemungkinan ia akan marah karena hal sepele itu. Untuk mengatasinya, cobalah untuk selalu menghargai apa yang ia lakukan.

  • Kecurigaan

Pernahkan curiga kepada pasangan saat ia diluar rumah atau sibuk dengan gadgetnya? Ini sering timbul dan sering terjadi dalam sebuah rumah tangga juga bagi pasangan pra-nikah. Wanita lebih memainkan perasaannya, oleh karena itu ia akan cenderung memiliki kecurigaan terhadap pasangannya jika pasangan sudah mulai berubah. Terlebih jika pasangannya terlalu sering menghabiskan waktu di luar rumah ataupun berada di rumah tapi sibuk dengan gadgetnya. Inilah yang menimbulkan kecurigaan seorang wanita kepada pasangannya, sehingga bisa saja ia marah tanpa sebab dan alasan yang bisa ia ungkapkan kepada pasangannya.

  • Merasa kecewa

Mungkin sebagian wanita ada yang bisa menahan emosinya saat ia kecewa. Tapi tidak sedikit wanita yang sering marah karena dikecewakan. Mulai dari hal-hal besar sampai hal sekecil apapun, jika ia merasa kecewa maka ia akan bereaksi dengan diamnya atau marahnya.

  • Terkena sindrom pra-menstruasi

Banyak wanita yang sering emosi dan sangat sensitif menjelang menstruasi. Tanpa adanya alasan yang jelas, bawaan hatinya selalu ingin marah-marah, uring-uringan, menangis, semua serba salah, dan semua orang di dekatnya bisa jadi tempat meluapkan amarahnya. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon. Sindrom pra-menstruasi ini terjadi saat 2 atau 1 minggu  sebelum datang menstruasi.

Marahnya seorang wanita bisa berupa ocehan, teriakan, uring-uringan, menangis ataupun terdiam. Maka dari itu, seorang laki-laki atau pasangannya haruslah berusaha mengerti dan memahami setiap perubahan si wanitanya, semoga bisa lebih peka lagi terhadap pasangannya yang rentan terganggu perasaannya jika sedikit saja tersakiti.

Semoga ulasan diatas mengenai Alasan Wanita Marah Tanpa Sebab Yang Wajib Pria Ketahui dapat memberikan pengetahuan tentang rahasia dibalik diamnya seorang wanita dan bermanfaat bagi yang membaca. Sekian terimakasih 🙂

Silakan baca juga artikel menarik lainnya: