Macam-Macam Sabar Dan Keutamaannya Dalam Islam

Posted on

Macam-Macam Sabar Dan Keutamaannya Dalam Islam – Berbicara tentang sabar pasti semua orang akan berbicara bahwa sabar itu adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dilafadzkan, diucapkan, tetapi sesuatu yang sulit untuk diterapkan atau dilakukan. Namun sabar bukanlah sesuatu yang mustahil untuk bisa diterapkan bagi orang-orang yang beriman. Walau terkadang banyak yang bilang bahwa sabar itu ada batasnya. Lalu bagaimana sabar dalam pandangan Islam?. Berikut ini akan dibahas secara tuntas mengenai apa arti sabar, apa saja macam-macam sabar itu dan bagaimana keutamaannya dalam Islam.

Macam-Macam Sabar Dan Keutamaannya Dalam Islam
Macam-Macam Sabar Dan Keutamaannya Dalam Islam

Pengertian Sabar

Sabar ialah tahan menghadapi segala macam cobaan; tidak murah marah, tidak mudah tersinggung, tidak terburu nafsu, tidak mudah putus asa dan tidak tergesa-gesa. Bersabar adalah bersikap tenang, baik pikiran maupun perasaan. Sabar berasal bahasa Arab yakni dari kata sobaro yasbiru, artinya menahan. Secara istilah, sabar ialah menahan diri dari segala macam kesusahan atau menahan nafsu dalam menghadapi segala sesuatu yang dibenci. Secara lebih luas, sabar ialah menahanan diri agar tidak muda berkeluh kesah, meredam segala bentuk amarah dan benci, menguasai diri agar tidak menyesal, melatih diri untuk selalu berbuat taat dan membentengi diri agar tidak melakukan perbuatan maksiat. Sabar memiliki beragam arti namun tetap intinya adalah sama.

Macam-Macam sabar

Sabar itu ada tiga macam, yaitu:

  • Sabar dalam menghadapi musibah atau bencana

Barang siapa sabar terhadap musibah atau bencana, maka dicatat baginya tiga ratus derajat; yang jarak jauh antara tiap-tiap dua derajat seperti jauhnya antara langit dan bumi“.

Sabar terhadap musibah ini dilakukan dengan tidak marah-marah terhadap musibah atau bencana yang menimpa, ikhlas dan rela menerima segala taqdir atau ketentuan Allah. Seharusnya orang yang berakal senantiasa selalu bersabar terhadap berbagai masalah dan cobaan, bahaya,, ujian atau kefakiran, agar mendapatkan ampunan Allah dan diangkat derajatnya. At-Tabrani meriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, bahwa ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa ditimpa musibah atau bencana didalam hartanya atau badannya, maka dia menyembunyikannya dan tidak berkeluh kesah, maka Allah mengampuninya“.

  • Sabar dalam ketaatan 

Barang siapa sabar dalam berlaku taat, maka dicatat baginya enam ratus derajat; yang jauh jarak diantara tiap-tiap dua derajat seperti jarak jauh antara permukaan bumi yang paling atas dengan dasar bumi yang ketujuh“.

Sabar dalam ketaatan memang membutuhkan kesabaran, karena manusia memiliki sifat malas, sehingga enggan untuk melakukan ketaatan seperti sholat, menyegerakan sholat, berpuasa, mengikuti pengajian atau menuntut ilmu. Juga bersifat kikir sehingga enggan untuk mengeluarkan zakat, memberikan sedekah, dan sifat dari keduanya. Dalam hal ketaatan ini dapat dilakukan dengan upaya kita menahan diri agar tetap istiqomah dalam menjalankan apa-apa yang diperintahkan Allah SWT. Kita harus selalu sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, karena Allah telah menjanjikan surga bagi hambaNya yang menjalankan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya sesuai dengan syariat-syariatnya.
Sabar dalam ketaatan ini dibuktikan dengan kesungguhan dalam menjalankan perintah Allah baik perintah langsung dari Allah maupun anjuran berdasarkan pada petunjuk Rasulullah saw. Seperti contoh: ketika adzan berkumandang padahal kita sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan, maka bersabarlah untuk menyambut panggilan suci tersebut dengan segera mengambil wudlu dan mendirikan shalat. Contoh lain saat sedang nyenyak-nyenyaknya orang tidur, bersabarlah melawan kantuk untuk bangun di sepertiga malam untuk qiyamul lail.

  • Sabar dalam menjauhi perbuatan ma’siat 

Barang siapa sabar dalam menjauhi perbuatan durhaka atau ma’siat, maka dicatat baginya sembilan ratus derajat; yang jarak jauh antara tiap-tiap dua derajat seperti jarak antara arsy dan bumi“.

Sabar dalam meninggalkan segala bentuk ma’siat secara keseluruhan. Rasulullah SAW memberi penekanan, “…dan jika aku melarang kamu untuk melakukan sesuatu, maka tinggalkan“. Maka, tidak ada toleransi dalam hal kema’siatan, sepenuhnya harus dijauhi dan ditinggalkan. Dalam menjauhi kemaksiatan memang dibutuhkan kesabaran yang luar biasa. Seperti contoh menjauhi hal-hal yang dapat mendekatkan diri dari zina, menolak kepada ajakan yang bertujuan untuk hura-hura atau bersenang-senang, menguatkan diri agar tidak terperosot dan terjebak ke dalam pergaulan bebas atau membentengi diri agar tidak terbawa arus kehidupan yang menjauhkan dari syariat-syariat Islam.

Tidak hanya itu, bentuk kemaksiatan lainnya juga bisa dari anggota badan, seperti lisan agar menjaga dari perkataan kotor, ghibah, dan lainnya. Menjaga mata dari segala pemandangan yang diharamkan. Kaki agar selalu berjalan ke tempat-tempat ibadah dan perbuatan yang disukai Allah. Hati yang selalu dibersihkan dari penyakit-penyakit hati. Juga seluruh anggota badan lainnya harus dijaga. Kesabaran nanntinya akan berujung pada balasan yang luar biasa dari Allah SWT. Perbuatan ma’siat ini identik dengan hal-hal yang berbau menyenangkan dan mengasyikkan.

Keutamaan Sabar

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 45 yang artinya: “Dan, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat“. Sesungguhnya sabar itu memiliki keutamaan yang sangat besar. Karena orang-orang yang bersabar itu selalu bersama dengan Allah SWT. Adapun keutamaan-keutamaan orang yang bersabar diantaranya:

  • Allah bersama orang-orang yang sabar 

Allah berfirman: “Innallaha ma’as-shobiriin“. Yang artinya “sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar“. Allah sangat mencintai orang-orang yang bersabar terhadap segala ujian yang diberikan oleh-Nya. Sehingga Allah akan menjaga, melindungi dan menolong mereka (orang-orang yang sabar). Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Nabi bersabda: “Ketahuilah olehmu! Bahwasanya datangnya pertolongan itu bersama dengan kesabaran“. (HR. At-Tirmidzi)

  • Orang yang sabar termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 177 yang artinya: “…dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang yang benar (imannya). Dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa“.

  • Diberikan balasan yang besar oleh Allah SWT 

Dalam QS. Az-Zumar ayat 10 yang artinya: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas“. Nabi SAW bersabda yang artinya:

Sesungguhnya balasan yang besar itu sebanding dengan bahaya yang besar juga, dan sesungguhnya Allah ta’ala bila mencintai hambanya tentu Dia akan mengujinya. Apabila ia bersabar, maka Allah akan memilihnya dan apabila dia rela, maka Allahpun memilihnya juga“.

Dalam QS. An-Nahl ayat 126 Allah berfirman yang artinya: “Dan sesungguhnya Kami memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan ganjaran yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan“.

  • Orang yang bersabar akan mendapat ampunan dari Allah SWT 

Dalam QS. Hud ayat 11 Allah berfirman yang artinya: “…, kecuali orang-orang yang bersabar dan beramal shalih, mereka itulah yang akan mendapatkan ampunan dan ganjaran yang besar“.

  • Orang-orang yang sabar akan dicintai Allah SWT 

Dari Muhamad bin Maslamah dari Nabi SAW bersabda: “Tidak baik bagi seorang hamba yang tidak pernah hilang hartanya dan tidak pernah sakit badannya; karena sesungguhnya Allah itu mencintai hambaNya, maka Dia mengujinya dan apabila hamba itu diuji maka dia bersabar“.

  • Sabar itu lebih utama dari bersyukur

Nabi SAW bersabda: “Orang yang sabar itu lebih utama daripada orang yang bersyukur, karena orang yang bersyukur itu mendapatkan nikmat tambahan, sebagaimana Allah berfirman yang artinya: Apabila kamu sekalian bersyukur, sungguh akan Ku tambah nikmat untukmu, dan orang yang bersabar itu akan bersama dengan Allah ta’ala seperti dalam firmannya: Sungguh Allah itu bersama orang-orang yang bersabar“.

  • Mendapatkan derajat dan penghormatan yang tinggi didalam surga 

Dalam QS. Al-Furqon ayat 75 yang artinya: “Mereka (orang-orang sabar) itulah yang akan dibalas dengan derajat yang tinggi (dalam surga) dikarenakan kesabaran mereka, dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya“.

Nah itulah beberapa point penting tentang sabar. Semoga kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang sabar. Aamiin. Semoga artikel tentang Macam-Macam Sabar Dan Keutamaannya Dalam Islam dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian terimakasih 🙂

Baca juga artikel terkait: